Anda berada di : Home
Serambi
Wanita-wanita yang Haram diNikahi PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Munaf   
Minggu, 26 Juli 2009 02:36

Untuk sahnya suatu akad nikah, disyaratkan agar tidak ada larangan-larangan pada diri wanita tersebut untuk dikawini. Artinya, boleh dilakukan akad nikah terhadap wanita tersebut. Larangan-larangan itu ada dua bagian: karena hubungan nasab dan karena sebab (yang lain). Larangan yang pertama ada tujuh (7) macam, dan itu menyebabkan untuk selama-lamanya. Sedangkan yang kedua ada sepuluh (10) macam, yang sebagian menyebankan keharaman untuk selama-lamanya, dan sebagian lagi hanya bersifat sementara.

Larangan karena nasab:

Para Ulama Mazhab sepakat bahwa wanita-wanita tersebut di bawah ini haram dinikahi karena hubungan nasabnya:

  1. Ibu, termasuk nenek dari pihak ayah atau pihak ibu.
  2. Anak-anak perempuan, termasuk cucu perempuan dari anak laki-laki atau anak perempuan, baik saudara seayah, seibu maupun seayah dan seibu.
LAST_UPDATED2
Selanjutnya...
 
Perempuan Dalam Islam: Penafsiran ulang atas Surah An Nisa PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Hj. Eri Arofah S.Pd   
Minggu, 26 Juli 2009 02:34

 

Setelah sekian lama perempuan termarjinalkan dalam perbudakan dan ketertinggalan peran dan intelektual akibat globalisasi jahiliyah yang melanda peradaban dunia pra Islam, akibatnya banyak sisa-sisa pengaruh pandangan negatif terhadap perempuan masih kita rasakan di era pasca Islam sekarang ini yang sudah memasuki era globalisasi.

LAST_UPDATED2
Selanjutnya...
 
METODE DAKWAH WALI SONGO SUFI NUSANTARA PDF Cetak E-mail
Minggu, 26 Juli 2009 02:28

Dalam sejarah masuknya Islam ke Nusantara, Walisongo adalah perintis awal dakwah Islam di Indonesia, khususnya di Jawa, yang dipelopori Syeikh Maulana Malik Ibrahim. Walisongo adalah pelopor dan pemimpin dakwah Islam yang berhasil merekrut murid-murid untuk menjalankan dakwah Islam ke seluruh Nusantara sejak abad ke-15. Walisongo terdiri dari sembilan wali; Maulana Malik Ibrahim, Sunan Ampel, Sunan Bonang, Sunan Giri, Sunan Kudus, Sunan Drajat, Sunan Muria, Sunan Gunung Jati, dan Sunan Kalijaga.

LAST_UPDATED2
Selanjutnya...
 
Pon. Pes. Al Hikmah 2 2009